Impartasi Doktrin Kerajaan
Bayangkan saja…
Selama ini banyak orang percaya diajarkan bahwa inti Kekristenan hanya satu: kalau mati masuk surga.
Bahkan konsep penginjilan sering dibangun di atas itu—menakut-nakuti orang dengan neraka, lalu menawarkan surga sebagai jalan keluar.
Akhirnya pola pikir kita dipersempit.
Hidup iman hanya berputar di dua hal:
surga atau neraka.
Padahal Injil yang Yesus beritakan bukan sekadar tentang ke mana kita pergi setelah mati.
Yesus datang membawa Kerajaan Allah.
Kerajaan itu bukan hanya realitas di surga, tetapi pemerintahan Allah yang dinyatakan di bumi melalui hidup orang percaya.
Doa yang Yesus ajarkan pun jelas:
“Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga.”
Artinya, Tuhan tidak memanggil kita hanya untuk menunggu surga,
tetapi untuk mewakili surga di bumi.
Bahkan Alkitab berkata bahwa Kristus akan kembali,
dan orang-orang percaya akan memerintah bersama Dia di bumi.
Jadi Kekristenan bukan sekadar “selamat dari neraka”.
Kekristenan adalah dipulihkan untuk hidup di bawah pemerintahan Allah dan menyatakan Kerajaan-Nya di bumi.
Ini waktunya kita membuka hati dan menerima seutuhnya DOKTRIN KERAJAAN SURGA.
