Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

21 Januari 2023

Mazmur 1:1-2 (TB) BERBAHAGIALAH orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang KESUKAANNYA ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Ada kelompok orang – orang Kristen yang ‘meneliti’ Firman hanya sekadar dijadikan sebagai bahan pembelajaran, pengetahuan, dan tidak sedikit untuk kepentingan perolehan ‘gelar dalam pelayanan atau pekerjaan’ saja. Tapi Tuhan menghendaki untuk setiap kita memiliki kesukaan atas firman-Nya, tindakan yang didasarkan pada rasa lapar dan haus akan kebenaran!

Matius 5:6 (TB) Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.

Jika kita memerhatikan kondisi saat ini, ada banyak orang Kristen yang membutuhkan ‘pengkondisian’ hanya untuk membuat mereka menjadi ‘lapar dan haus akan kebenaran’. Berbagai macam cara dilakukan oleh ‘gereja’, dari mengundang pendeta tamu ternama, mengadakan KKR atau seminar, dan menggunakan media dengan membuat konten – konten yang menarik minat orang Kristen untuk tertuju pada Firman.

Jadi ada ‘KERJA KERAS’ sedemikian rupa hanya untuk membuat orang mau mengonsumsi Firman! Secara singkat dapat kita katakan bahwa ada banyak orang Kristen yang ‘sakit secara rohani’. Dengan berat hati kita mesti mengakui itulah kondisi dan realita yang ada. Tapi Tuhan tidak tinggal diam, Ia sedang membangkitkan sekelompok orang seperti jemaat Berea!

Kisah Para Rasul 17:10-12 (TB) Tetapi pada malam itu juga segera saudara-saudara di situ menyuruh Paulus dan Silas berangkat ke Berea. Setibanya di situ pergilah mereka ke rumah ibadat orang Yahudi. Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian. Banyak di antara mereka yang menjadi percaya; juga tidak sedikit di antara perempuan-perempuan terkemuka dan laki-laki Yunani.

Mereka hanya sekali saja mendengar injil Kerajaan yang Paulus sampaikan, tapi pada saat itu juga mereka langsung ‘kecanduan atau mengalami ketergantungan’. Mereka dengan aktif menggali Firman tanpa harus diperintah, dikondisikan, ataupun seperti sekarang diberikan ‘tayangan-tayangan’ yang menarik dengan editan yang super bagus. Sikap hati seperti itulah yang kita butuhkan hari – hari ini. Alkitab yang memang ‘hanya tulisan’ tersebut mesti kita sukai sedemikian rupa. Roh Kudus akan menyingkapkan kepada kita prinsip – prinsip kebenaran yang mengubahkan kehidupan kita untuk menjadi seperti Kristus! Mereka tidak ‘manja dan malas’! Kita yang butuh Firman!

Selama ini ada banyak orang Kristen yang bertingkah seolah Firman yang membutuhkan mereka, jadi ingin selalu dilayani! Itulah mentalitas ‘orang sakit’! Ini harus berubah, kita mesti sehat! Bagaimana untuk menyehatkannya? Tidak ada cara lain, kita harus paksa diri kita untuk mengonsumsi makanan sehat. Baik itu “Firman susu” ataupun ‘makanan keras’, yang penting pengajaran sehat yang akurat. Teruslah bertekun, mendisiplin ataupun merendam diri dengan pekerjaan Roh dan Firman yang ada.

Contohlah jemaat Berea, saya makin merasa akan ada perubahan besar terhadap mentalitas orang percaya. Wajah ‘kekristenan’ akan berubah total, sebab telah terlahir orang-orang percaya yang menggali Firman dengan hati yang haus dan lapar akan kebenaran. Setiap benih yang tertabur dapat segera berakar, bertumbuh, dan berbuah dengan sangat lebat. Sehingga hidup mereka tidak akan tergoncangkan, bahkan menjadi tempat bernaung bagi banyak orang.

Yesaya 4:2-6 (FAYH) Pada waktu itu Tunas yang ditumbuhkan TUHAN akan menjadi indah dan mulia. Tanahnya akan memberikan hasil yang paling subur dan buah-buah yang paling baik. Orang-orang yang namanya sudah tercatat untuk luput dari kebinasaan di Sion dan di Yerusalem akan menjadi umat Allah yang kudus.

Putri Sion akan dicuci serta dibersihkan dari segala kekotoran (moral) mereka, dan Yerusalem dari noda darah, oleh Roh yang mengadili dan membakar. Lalu TUHAN akan menyediakan naungan di atas seluruh Yerusalem—di atas setiap rumah dan alun-alunnya—berupa gumpalan asap dan gumpalan awan pada siang hari, dan berupa awan api pada malam hari, yang menudungi Tanah Mulia itu untuk melindunginya terhadap panas matahari, hujan serta badai.

Ps. Steven Agustinus

Dapatkan renungan harian Ps. Steven Agustinus melalui Whatsapp, dengan mengetik:
Nama, Kota, No Whatsapp
Kirim ke nomor 0888-6132-106 (WA)

Leave a comment