28 Januari 2023

Kalimat “money will fail” berbicara kembali dalam batin saya, dengan penjelasan yang saya terima: Perhatikan bagaimana ‘berkuasanya’ orang kaya, mereka bisa melakukan apa pun dengan uang yang mereka miliki. Bahkan mereka bersikap dan berpenampilan seperti apa pun juga, semua orang bisa memakluminya. Itulah ‘kuasa’ yang sanggup mempengaruhi perasaan dan pikiran orang lain. Orang yang ada ‘di bawah’ mau tidak mau mesti tunduk, patuh, bahkan menghargai apa yang mereka lakukan dan perintahkan!

Kisah Para Rasul 1:8 (TB) Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Salah satu arti kata “kuasa” (dunamis) dalam terjemahan Yunani adalah ; ‘Memiliki pengaruh dari kekayaan’.

Akan tiba waktunya ‘pengaruh dari uang akan hilang’, percayalah bahwa momen tersebut akan segera tiba. Hanya akan ada SATU TUHAN DAN PEMERINTAHAN, yaitu Tuhan Yesus Kristus dan Kerajaan-Nya yang tidak tergoncangkan! Hal tersebut akan bermanifestasi melalui hidup kita orang percaya. Kita akan ‘mengeksekusi pengaruh Mamon’ dengan kuasa dari tempat Yang Maha Tinggi!

Kisah Para Rasul 3:3-7 (TB) Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta sedekah. Mereka menatap dia dan Petrus berkata: “Lihatlah kepada kami.” Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka. Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.

Roh Kudus menegaskan: Teruslah latih mulut kita untuk memperkatakan Firman Tuhan. Pokoknya apa pun situasi dan keadaan, teruslah memperkatakan Firman. Hadapi segala sesuatu dengan berkata – kata. Apapun hasilnya, jangan pernah ragukan kuasa Firman! Teruslah menjaga hati kita untuk semakin percaya terhadap kuasa Firman! Sebab peranan kita sebagai orang percaya sangatlah besar untuk terjadinya pemulihan segala sesuatu. Akan ada banyak orang yang akan melihat dan mengalami Tuhan lewat demonstrasi kuasa yang akan mengalir dari hidup kita. Kuasa ini jauh lebih tinggi dari kuasa Mamon sehingga apa pun yang kita perkatakan dan perintahkan akan ditaati begitu saja. Mereka akan alami perjumpaan dengan Tuhan secara pribadi.

Ps. Steven Agustinus

Similar Posts

  • Jujur di hadapan Tuhan

    Habakuk 3:17-19 (FAYH) Sekalipun pohon ara sudah dihancurkan semua dan tidak ada bunga atau buahnya yang tertinggal; sekalipun panen zaitun mengalami kegagalan, dan ladang-ladang tidak subur lagi; sekalipun kambing domba mati di padang rumput dan kandang sapi kosong, aku akan tetap bersukacita di dalam TUHAN; aku akan merasa bahagia di dalam Allah yang menyelamatkan aku. Tuhan…

  • |

    Beberapa hal penting yang diingatkan oleh Roh Kudus

    Ada beberapa hal yang belakangan ini terus diingatkan oleh Roh Kudus : 1. Jangan sombong dan ikuti arahan Roh Kudus. Ada pepatah bilang : “Kesombongan itu awal dari kehancuran.” Kenapa bisa begitu? Karena saat kita sombong, hidup kita sebenernya jadi sasaran tembak yang empuk bagi Iblis. Roh Kudus terus berbicara di hati saya : “Stop…

  • Mengucap Syukur DALAM SEGALA HAL

    Ada beberapa penyebab seseorang kehilangan hati yang bersyukur : 1. GAGAL MEMAKNAI SUATU PERISTIWA, SITUASI, DAN KEADAAN YANG BURUK DENGAN MAKNA YANG POSITIF. Mereka gagal melihat dari angle (sudut atau posisi) yang berbeda. Alhasil fokus perhatiannya hanya pada hal yang buruk, padahal ada begitu banyak hal baik di sekelilingnya yang tidak ia perhatikan. Dunia berhasil…

  • Jati Diri Orang Percaya yang Sebenarnya

    Jika dibaca sepintas, ayat diatas menggambarkan cerita kehidupan Musa yang normal dan biasa aja, tapi jika kita mau renungin lebih dalam, kisah ini punya makna relate banget dengan kehidupan banyak orang percaya saat ini Musa adalah orang pilihan Tuhan, “Sang Pembebas” bangsa Israel dari perbudakan Mesir yang sedang menjalani hidup “di luar panggilannya” Menggembalakan domba…

  • Menikmati waktu bersama BAPA

    Saat saya belajar untuk senantiasa menanti – nantikan Tuhan dengan aktif, maka saya mendapati ‘proses’ tersebut semakin ‘menyenangkan hati’. Roh Kudus membawa ke dalam dimensi pengenalan akan Bapa. Tiba – tiba saja saya seperti merasa kehadiran Bapa yang seolah mengajak ‘bermain’ anaknya dengan ‘menyembunyikan diri’. Mungkin hal ini terdengar aneh bagi sebagian orang, tapi begitulah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *