Pemulihan Tubuh Kristus di Indonesia

Dalam doa saya terus mendengar suara para hamba Tuhan yang ada di pelosok negeri. Mereka sangat merindukan kebangunan rohani! Banyak dari antara mereka yang hampir menyerah, frustasi, bahkan tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan.

Saya terus melepaskan doa – doa di dalam roh dan saya yakin, Tuhan mendengar doa dan segera menjawab. Dengan cara-Nya, Roh akan mempertemukan mereka dengan orang kegerakan yang Tuhan tetapkan. Sehingga api kebangunan rohani juga berkobar dalam hidup mereka bahkan menyebar di pelayanan mereka. Saya yakin, Tuhan menemukan material penting dalam hidup mereka, yaitu KETULUSAN BATIN dan Tuhan tidak akan meninggalkan mereka bahkan segala dukacita sedang digantikan dengan lawatan Tuhan yang membuat mereka bersukacita kembali di dalam realita Tuhan!

Terang sudah terbit bagi orang benar, dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati.

Tiba – tiba saya melihat pada sisi lainnya di dalam roh, Roh Kudus sedang bergerak dengan sangat kuat dan keras membongkar ‘panggung – panggung hiburan di dalam gereja’. Ia seperti sedang memporak-porandakan pola dunia di dalamnya. Saya bisa merasakan Tuhan sudah ‘muak’ dengan berbagai percampuran pola dunia yang semakin kental di dalam gereja-Nya. Ia sedang mencari orang – orang yang murni hatinya.

Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam. Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.

Tiba – tiba saya melihat pribadi Tuhan yang sangat besar dan perkasa. Kali ini keberadaan-Nya sangat berbeda, bagaikan cahaya halilintar yang menyala – nyala dan matanya menguji manusia. Saya bisa merasakan suatu dimensi pengenalan akan Tuhan yang sangat berbeda dari penglihatan ini, tidak bisa terkalahkan, tidak bisa dipermainkan, tidak bisa dibantah, sangat solid dan berotoritas paling tinggi! Lalu saya merasa Roh Kudus terus mengarahkan saya untuk senantiasa terhubung dengan dimensi tersebut.

Dari hal di atas saya makin menyadari kebutuhan akan Tuhan yang lebih lagi. Tidak bisa tidak, kebutuhan akan pengenalan akan Tuhan dalam kegerakan ini merupakan hal yang mutlak. Sisi lainnya lagi muncul ‘rasa tidak puas’ dalam batin, saya mau lebih lagi mengalami Tuhan! Saya yakin gereja Tuhan masih akan lebih dahsyat dan sangat kuat menjadi manifestasi keberadaan-Nya yang sempurna. Lawatan Tuhan akan makin sering terjadi dengan sangat dahsyat. Kita butuh melihat Dia sebagaimana Dia adanya. Kita butuh Tuhan lebih lagi untuk memulihkan gereja dan menjadi pembawa api kegerakan di atas muka bumi ini.

Ps. Steven Agustinus

Similar Posts

  • Jujur di hadapan Tuhan

    Habakuk 3:17-19 (FAYH) Sekalipun pohon ara sudah dihancurkan semua dan tidak ada bunga atau buahnya yang tertinggal; sekalipun panen zaitun mengalami kegagalan, dan ladang-ladang tidak subur lagi; sekalipun kambing domba mati di padang rumput dan kandang sapi kosong, aku akan tetap bersukacita di dalam TUHAN; aku akan merasa bahagia di dalam Allah yang menyelamatkan aku. Tuhan…

  • Ketetapan Hati

    Tuhan mengajarkan ketetapan hati untuk terus berada di jalan yang telah ditempuh : 1. Pelatihan membangun manusia roh mesti terus kita jagai, pertahankan, dan tingkatkan. Sebab hal inilah yang membuat kita tetap berkemenangan dalam segala hal. Sekeras apapun kondisi dunia yang ada tidak akan pernah sanggup menghancurkan diri kita. Justru kita yang akan jadi jauh…

  • Refleksi Diri saat Bersaat Teduh

    Saya mendapatkan sebuah artikel yang menggambarkan bagaimana para pengikut John Wesley mengevaluasi kondisi hati mereka sehingga terus mengalir dinamika dan manifestasi roh seorang revivalist dan reformer. Sebagai catatan, melalui pelayanan John Wesley ada terlahir suatu kegerakan rohani besar yang akhirnya dikenal sebagai ‘Kaum Methodis’. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang John Wesley dan para pengikutnya selalu…

  • Cinta yang Abadi

    Saya belajar sesuatu, ternyata yang berhak dan secara tepat menilai diri kita apakah telah mengasihi Tuhan atau tidak adalah keberadaan Tuhan sendiri. Sebab siapa yang tahu hati ini? Bisa jadi karena satu dan lain hal, hati kita telah bergeser, dari hati yang mencintai Tuhan menuju cinta diri sendiri, cinta uang, dan cinta dunia. Yeremia 17:9-10…

  • Jati Diri Orang Percaya yang Sebenarnya

    Jika dibaca sepintas, ayat diatas menggambarkan cerita kehidupan Musa yang normal dan biasa aja, tapi jika kita mau renungin lebih dalam, kisah ini punya makna relate banget dengan kehidupan banyak orang percaya saat ini Musa adalah orang pilihan Tuhan, “Sang Pembebas” bangsa Israel dari perbudakan Mesir yang sedang menjalani hidup “di luar panggilannya” Menggembalakan domba…

  • Makanan Rohani apa yang selama ini kita makan ?

    Tujuan Tuhan membawa jemaat untuk terus belajar berinteraksi dengan firman adalah: 1. UNTUK MEMBANGUN KESADARAN AKAN REALITA HADIRAT-NYA. Suka ataupun tidak, dunia ini sudah berhasil mencetak pikiran dan emosi orang-orang percaya untuk lebih mudah merasakan, meresponi, mencerna dan mengekspresikan hal-hal negatif yang terjadi di sekeliling hidup mereka. Otomatis hal ini membuat mata hati mereka terus…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *