3 Pra-Iman yang HARUS KITA MILIKI

Ibrani 4:1-2 (TB) Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku. Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti kepada mereka, TETAPI FIRMAN PEMBERITAAN ITU TIDAK BERGUNA BAGI MEREKA, KARENA TIDAK BERTUMBUH BERSAMA-SAMA OLEH IMAN DENGAN MEREKA YANG MENDENGARNYA.

Menarik untuk kita memerhatikan ayat firman di atas. Alasan mengapa kuasa firman menjadi tidak bekerja atau tidak berguna bagi mereka yang mendengar firman, adalah karena ketika mereka mendengar firman, tidak ada iman yang bertumbuh bersama-sama dengan firman yang mereka dengar.

Jadi sebelum ada IMAN YANG BERKUASA, yakni iman yang dapat memindahkan gunung, ataupun iman yang dapat mengalahkan dunia (Markus 11:23-24, 1 Yohanes 5:4), harusnya terlebih dahulu kita sudah punya IMAN terhadap firman yang akan kita terima (kita bisa definisikan kondisi iman tersebut sebagai pra-IMAN).

Apa sebetulnya wujud pra-iman yang harus kita miliki?

  1. Setiap kali kita mendengarkan atau menerima firman, percayalah bahwa ALLAH SANGGUP melakukan segala perkara (Roma 8:28, Filipi 4:13).
  2. Firman adalah hierarki tertinggi di seluruh alam semesta.

Jadi jika Tuhan sudah berfirman, maka tidak ada yang dapat membatalkan atau menggagalkannya. Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang Ia janjikan dan firmankan (Yesaya 55:10-11, Yohanes 1:1-3, Ibrani 11:3).

  1. Setiapkali kita berdoa, Bapa di surga pasti mendengar dan menjawa doa-doa kita.

Bukan karena kesempurnaan hidup kita, tapi karena kita mempunyai Yesus Kristus sebagai Imam Besar Agung yang memahami segala kelemahan, kekurangan dan keterbatasan kita (Ibrani 4:14-16, 10:19-23).

Bangun keyakinan dan pastikan kondisi pra-Iman ini selalu kita miliki setiap kali kita mendengar firman. Inilah yang akan menuntun dan membawa kita memanifestasikan kuasa iman yang sanggup memindahkan gunung ataupun mengalahkan dunia ini.  

Ps. Steven Agustinus

Similar Posts

  • Mengenal Dampak Buruk Dosa pada Kehidupan Kita dan Cara Mengatasinya

    Ketika manusia jatuh dalam dosa, mata lahiriahnya menjadi terbuka dan mulai melihat diri mereka “telanjang”. Kata “telanjang” sendiri memiliki arti: “menjadi licik dan licin”. Manusia mengalami degradasi hidup dari standar yang Tuhan tetapkan. Awalnya ketika manusia hidup di dalam keakuratan, kemuliaan Tuhan menutupi tubuh manusia, tapi ketika kemuliaan Tuhan pergi oleh dosa manusia, manusia melihat…

  • Proses pembentukan oleh ROH KUDUS

    Jika kita memerhatikan proses pembentukan dan pekerjaan Roh Kudus dalam hidup orang-orang percaya, kita mendapati adanya beberapa patokan sebagai berikut: ROH MEMBAWA KITA MENGALAMI KELAHIRAN BARU. Saat kita mengakui dosa-dosa kita dan percaya pada karya penebusan-Nya, kita dimerdekakan oleh Roh dari kuasa ikatan dosa. Kita dibawa ‘mati’ bersama Kristus supaya mengalami kebangkitan bersama Kristus juga….

  • Kuasa DOA!

    Suka atau tidak, mau atau tidak mau, keputusan-keputusan yang kita buat dalam hidup sehari-hari seringkali banyak dipengaruhi oleh apa yang terjadi di alam rohaniah. Perhatikan ayat – ayat ini, 1 Petrus 5:7-8, Galatia 5:19-21, Roma 8:5, Ibrani 11:3, Efesus 1:3, Ayub 4:15. Roh Kudus bekerja sedemikian rupa untuk meyakinkan dengan kebenaran ini, sebab hal itu…

  • Jujur di hadapan Tuhan

    Habakuk 3:17-19 (FAYH) Sekalipun pohon ara sudah dihancurkan semua dan tidak ada bunga atau buahnya yang tertinggal; sekalipun panen zaitun mengalami kegagalan, dan ladang-ladang tidak subur lagi; sekalipun kambing domba mati di padang rumput dan kandang sapi kosong, aku akan tetap bersukacita di dalam TUHAN; aku akan merasa bahagia di dalam Allah yang menyelamatkan aku. Tuhan…

  • PERCAYA SAJA

    Peperangan, krisis ekonomi, bencana alam, perubahan iklim, semuanya itu sudah pernah terjadi berkali – kali di atas muka bumi ini. Tidak hanya Alkitab yang mencatat, tapi sejarah pun juga menuliskannya. Jadi segala yang terjadi di atas bumi pada saat ini merupakan hal yang ‘biasa saja’ karena pada dasarnya sudah pernah terjadi. ( Klik link untuk…

  • Menikmati waktu bersama BAPA

    Saat saya belajar untuk senantiasa menanti – nantikan Tuhan dengan aktif, maka saya mendapati ‘proses’ tersebut semakin ‘menyenangkan hati’. Roh Kudus membawa ke dalam dimensi pengenalan akan Bapa. Tiba – tiba saja saya seperti merasa kehadiran Bapa yang seolah mengajak ‘bermain’ anaknya dengan ‘menyembunyikan diri’. Mungkin hal ini terdengar aneh bagi sebagian orang, tapi begitulah…

2 Comments

  1. Haleluya, aku bersyukur Tuhan pakai Ps. terus menaburkan benih Kerajaan Sorga dengan tekun dan berulang-ulang sampai memastikan benih tersebut tertanam di tanah hati yang baik. Maju terus Ps. Tuhan Yesus memberkati.

  2. Puji Tuhan , terima kasih Dd Steven. saya sangat terberkati, semakin menikmati Firman Allah bekerja didalam diri saya lewat mempraktekan pra iman.
    lewat pra iman ini, pintu iman dalam diri saya yang selama ini tertutup skrang saya tahu cara membukanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *