Generasi anak muda yang dibangkitkan Tuhan!

lalu kata perempuan itu: “Mohon bicara tuanku, demi tuanku hidup, akulah perempuan yang dahulu berdiri di sini dekat tuanku untuk berdoa kepada TUHAN. Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya. Maka aku pun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada TUHAN.” Lalu sujudlah mereka di sana menyembah kepada TUHAN.

Kalimat “untuk mendapat anak inilah aku berdoa” sangat menggores batin saya sekaligus membakar api roh doa dalam diri saya. Sedemikian kuat terbangunnya keyakinan bahwa generasi Samuel sedang lahir melalui doa – doa yang kita panjatkan. Tentunya bukan doa biasa, tapi doa yang kita erami dan fokuskan, sehingga mengalir kata – kata kehidupan yang mengandung kuasa untuk menciptakan gelombang kebangunan rohani.

Secara spesifik saya memfokuskan doa – doa saya untuk anak – anak muda. Saya yakin sekali, generasi Samuel akan menjadi pembanding untuk generasi Z, sehingga melalui keberadaan mereka segala kedurhakaan akan berakhir. Generasi Samuel adalah orang – orang yang mencintai Tuhan dan hadirat-Nya, serta sangat haus akan kebenaran, serta senantiasa membawa Firman Tuhan sebagai jati diri dan ‘senjata’ peperangan mereka!

Dan Samuel makin besar dan TUHAN menyertai dia dan tidak ada satu pun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur. Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi TUHAN. Dan TUHAN selanjutnya menampakkan diri di Silo, sebab Ia menyatakan diri di Silo kepada Samuel dengan perantaraan firman-Nya.

1. GENERASI SAMUEL AKAN SENANTIASA ADA DALAM LINGKUPAN REALITA TUHAN.

Habitat mereka adalah realita Tuhan, sehingga mereka akan berakar dan bertumbuh pesat di dalam Tuhan. Mereka tidak akan pernah mau hidup di luar habitat sejati. Apa pun mereka lakukan untuk tetap fokus hidup dalam realita Tuhan. Mereka akan perangi dengan tuntas segala distraksi atau gangguan yang ingin menarik mereka keluar dari fokus akan Tuhan. Mereka tidak akan pernah berhenti berdoa sebelum realita hadirat Tuhan menjadi sangat nyata!

2. FIRMAN TUHAN TERUS ADA DI MULUT MEREKA.

Hal ini menandakan keterhubungan yang tiada terputus. Ke mana pun dan di mana pun mereka berada, mereka sanggup menangkap apa yang menjadi suara Tuhan. Komunikasi dua arah selalu terbangun dengan sangat baik. Tiap hari generasi Samuel akan selalu menerima Firman dari ruang takhta Allah!

Inilah yang membuat mereka tidak akan tergoncangkan oleh banyak arus ‘pengajaran dan tren’ yang selalu berubah. Mereka dapat menyatakan sikap kebenaran dan kodrat ilahi dengan lantang dan tegas!

3. MEREKA AKAN MENDEMONSTRASIKAN KUASA ALLAH DENGAN PERKATAAN MULUT MEREKA.

Ketika mereka memperkatakan Firman, maka sesuatu harus terjadi! Mereka akan bergerak dengan dimensi profetik yang sangat kental dan berbagai karunia Roh juga akan menyertai mereka.

4. MEREKA JUGA AKAN BERTUMBUH DALAM POSISI ROHANI.

Walaupun mereka muda namun mereka membawa kewibawaan ilahi. Mereka tidak takut tampil beda di tengah angkatan yang bengkok ini! Mereka punya posisi rohani yang tidak terjangkau oleh arus tren yang ada, namun justru mereka membawa arus yang berbeda.

Arus air yang segar, jernih, dan mengandung kehidupan ilahi yang dapat menguatkan dan menyembuhkan dari penyakit mental di akhir zaman ini. Apa yang mereka katakan akan mengandung bobot dan kuasa untuk mencipta apa yang tidak ada menjadi ada, dan apa yang mustahil menjadi mungkin.

Untuk itu, dibutuhkan orang – orang yang fokus berdoa bagi generasi ini, dan mencurahkan kehidupan untuk generasi ini. Saya yakin, FOKUS memiliki KUASA untuk menggulirkan kebangunan rohani! Haleluya!!

Similar Posts

  • PENEBUSAN KRISTUS yang SEMPURNA

    Dalam membangun takaran iman, kita harus pastikan bahwa hidup kita terus terhubung dengan realita hadirat Tuhan, sebab inilah yang menjadi kunci bahkan intisari dari kehidupan kekristenan itu sendiri. Jadi setiap kali kita berdoa, menyembah bahkan menjalani aktivitas sehari-hari, sudah sewajarnya kita selalu mendapati ada jamahan ilahi yang memberi kita kedamaian dan sukacita, bahkan mengubah kondisi…

  • Jati Diri Orang Percaya yang Sebenarnya

    Jika dibaca sepintas, ayat diatas menggambarkan cerita kehidupan Musa yang normal dan biasa aja, tapi jika kita mau renungin lebih dalam, kisah ini punya makna relate banget dengan kehidupan banyak orang percaya saat ini Musa adalah orang pilihan Tuhan, “Sang Pembebas” bangsa Israel dari perbudakan Mesir yang sedang menjalani hidup “di luar panggilannya” Menggembalakan domba…

  • 31 Januari 2023

    Yesaya 40:11 (TB) Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati. Tuhan akan membawa umat pilihan-Nya masuk dalam suatu fase kehidupan, di mana hidup mereka akan alami kedaulatan dan pemeliharaan-Nya yang sempurna. Engkau tidak akan mendapati adanya kekurangan di dalam hidupmu. Penggenapan firman di…

  • Mengenal Dampak Buruk Dosa pada Kehidupan Kita dan Cara Mengatasinya

    Ketika manusia jatuh dalam dosa, mata lahiriahnya menjadi terbuka dan mulai melihat diri mereka “telanjang”. Kata “telanjang” sendiri memiliki arti: “menjadi licik dan licin”. Manusia mengalami degradasi hidup dari standar yang Tuhan tetapkan. Awalnya ketika manusia hidup di dalam keakuratan, kemuliaan Tuhan menutupi tubuh manusia, tapi ketika kemuliaan Tuhan pergi oleh dosa manusia, manusia melihat…

  • BERTUMBUH DALAM HIKMAT, STATURE DAN FAVOR

    Memastikan dan mengondisikan diri untuk selalu mengalami adanya dinamika Roh dalam kehidupan sehari-hari kita adalah sesuatu yang sangat vital. Sama seperti kita mengupayakan, memastikan dan mengondisikan diri agar selalu ada denyut jantung yang sehat di dada kita. Dengan adanya dinamika Roh, kita tidak akan begitu saja dicengkeram oleh roh-roh agamawi. Apa pun perintah atau arahan…

  • 3 Pra-Iman yang HARUS KITA MILIKI

    Ibrani 4:1-2 (TB) Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku. Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti kepada mereka, TETAPI FIRMAN PEMBERITAAN ITU TIDAK BERGUNA BAGI MEREKA, KARENA TIDAK BERTUMBUH BERSAMA-SAMA OLEH IMAN DENGAN MEREKA YANG…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *