Jati Diri Orang Percaya yang Sebenarnya

Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di Midian. Sekali, ketika ia menggiring kambing domba itu ke seberang padang gurun, sampailah ia ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.

Jika dibaca sepintas, ayat diatas menggambarkan cerita kehidupan Musa yang normal dan biasa aja, tapi jika kita mau renungin lebih dalam, kisah ini punya makna relate banget dengan kehidupan banyak orang percaya saat ini

Musa adalah orang pilihan Tuhan, “Sang Pembebas” bangsa Israel dari perbudakan Mesir yang sedang menjalani hidup “di luar panggilannya”

Menggembalakan domba bukan pekerjaan yang buruk atau haram, ya… itu adalah pekerjaan normal di jaman itu. Mungkin kalau digambarkan di jaman modern ini, Musa lagi kerja di satu perusahaan swasta, ngurusin beberapa aset milik bosnya.

Yitro dalam bahasa Ibrani (yithro) memiliki arti “his abundance” atau kelimpahannya. Jadi, Musa sedang ada dalam satu ‘kekuasaan atau sistem’ yang buat dia harus bekerja untuk menghasilkan kelimpahan yang lebih banyak. Sounds familiar? Ya itulah motivasi utama orang bekerja, untuk cari uang dan mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Midian ( hebrew : ‘Midyan’ ) memiliki arti perselisihan atau pertikaian.

Musa sedang ada di tengah kelompok keluarga atau kelompok masyarakat yang penuh dengan konflik dan pertikaian.

Kesimpulannya, kondisi hidup Musa sedang tidak baik-baik saja. Ia ada di dalam pusaran konflik, dan juga tekanan tuntutan kehidupan yang membuat Musa kehilangan jati dirinya sebagai “SANG PEMBEBAS”.

Tetapi Musa berkata kepada Allah: “Siapakah aku ini, maka aku yang akan menghadap Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?”

Lalu sahut Musa: “Bagaimana jika mereka tidak percaya kepadaku dan tidak mendengarkan perkataanku, melainkan berkata: TUHAN tidak menampakkan diri kepadamu?”

Lalu kata Musa kepada TUHAN: “Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulu pun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mu pun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah.”

Dari 3 ayat diatas, kita bisa melihat bagaimana Musa “Kehilangan jati dirinya”, ia sama seperti seekor rajawali yang tinggal di kandang ayam!

Ada banyak orang percaya yang sedang dalam kondisi seperti Musa.

Mereka “terikat” dengan sistem kehidupan yang mengejar kelimpahan lahiriah. Nggak heran muncul istilah “work hard, play hard“, karena mereka dituntut untuk kerja keras bagai kuda 24/7, untuk kumpulin pundi-pundi kekayaaan, dan setelah mereka capek, uang itu dipake untuk “healing” dan “self reward”.

Tanpa sadar, mereka menerima jati diri lain yang diberikan oleh dunia, yang otomatis bikin hidup mereka semakin jauh dari rencana Tuhan.

Tuhan tetaplah Allah yang setia.

Sama seperti Tuhan berperkara dengan Musa dan menjumpai Musa secara ajaib, Ia juga sedang terus bekerja untuk menarik umatNya, menjumpai dan menjamah mereka, sehingga mata mereka kembali tertuju pada Tuhan dan panggilan-Nya.

Pagi ini Roh Kudus mendorong saya untuk berdoa bagi orang – orang yang selama ini terikat dalam tekanan kehidupan dan konflik batin, agar MATA HATI mereka TERBUKA untuk melihat panggilan-Nya!

Aku pun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku, dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,

Roh Kudus menegaskan, bahwa kuasa doa akan sangat memainkan peranan yang sangat penting untuk orang – orang yang selama ini tidak bisa kita jangkau dengan tangan dan perkataan lahiriah.

Mereka yang tadinya menutup diri karena tekanan hidup dan konflik batin, akan tiba-tiba mengalami perjumpaan dengan Tuhan secara pribadi. Mereka akan berbalik mengejar Tuhan dan terbang bagai Rajawali untuk menyelesaikan panggilan-Nya dengan kuat kuasa dari tempat yang Maha Tinggi!

Biarlah keberadaanmu menjadi saksi dari kehidupan yang awalnya penuh tekanan dan konflik, diubahkan untuk berfungsi sebagai alat Tuhan yang perkasa. Amin.

Similar Posts

  • Generasi anak muda yang dibangkitkan Tuhan!

    Kalimat “untuk mendapat anak inilah aku berdoa” sangat menggores batin saya sekaligus membakar api roh doa dalam diri saya. Sedemikian kuat terbangunnya keyakinan bahwa generasi Samuel sedang lahir melalui doa – doa yang kita panjatkan. Tentunya bukan doa biasa, tapi doa yang kita erami dan fokuskan, sehingga mengalir kata – kata kehidupan yang mengandung kuasa…

  • MENYESALI KEHIDUPAN

    Seringkali kita merasa bahwa hidup ini ‘tidak adil’ bagi kita, karena mungkin ada banyak fakta negatif yang memang harus kita hadapi dalam hidup sehari – hari. Dan seringkali kita jadi merasa ‘tidak bisa mengalami kebahagiaan yang utuh’, sehingga pelan tapi pasti kita mulai ‘menyesali’ kehidupan ini. Berhati – hatilah dengan berbagai pemikiran dan perasaan tersebut,…

  • Terang berkuasa atas kegelapan!

    Kehidupan selalu lebih kuat daripada kematian, sama halnya seperti terang di mana ada terang maka kegelapan pasti tersingkir. Tapi masalahnya selama ini “keyakinan kita” selalu membesar – besarkan ‘maut yang tidak lagi berkuasa’. Alhasil ada banyak pekerjaan maut yang menggerogoti kehidupan kita karena ‘keyakinan kita yang keliru’. Ingat, dari dahulu maut tidak pernah menang saat…

  • Mengosongkan Diri Seperti Kristus

    Message ini merupakan kelanjutan dari message kemarin. Kita sedang membahas tentang dampak dari pekerjaan firman dan Roh dalam kehidupan setiap orang percaya yang sedang dibangun untuk terlahir sebagai para revivalist. 1. MEMBANGUN JATI DIRI KITA DI DALAM KRISTUS 2. MEMBAWA KITA UNTUK HIDUP MENGOSONGKAN DIRI SEPERTI KRISTUS UNTUK DIPENUHI DENGAN SELURUH KEPENUHAN KE-ALLAHAN. Saya mendapati…

  • KEHIDUPAN DI LUAR TUHAN

    Jika kita memerhatikan kitab Kejadian 3:1-24, maka kita akan mendapati suatu kondisi kehidupan di luar Tuhan akibat interaksi dengan makhluk yang berada di alam roh (tentunya pekerjaan iblis): 1. Manusia terus hidup dalam peperangan yang tidak berkesudahan. Kecenderungan hati manusia terus diarahkan oleh tipu daya iblis agar tidak hidup dari Firman yang keluar dari mulut…

  • Manfaat Membaca Alkitab

    Saat kita setiap hari membaca Alkitab berpasal-pasal dengan tekun dan dengan hati yang haus-lapar akan realita Tuhan, maka kita akan mendapati adanya pemahaman – pemahaman yang Tuhan berikan beserta dengan berbagai dimensi rohani yang masuk dan tersimpan di dalam batin kita. 1. Yakinlah, bahwa itu adalah harta sejati yang akan sangat berguna untuk kehidupan saat…

One Comment

  1. Seru banget nih,…. Artikelnya :)

    We need more of it, aku ngerti banget sih ini materinya terus kek enak gitu di baca..
    blessing me a lot..

    Thank you amd Keep it up!!

    Ditunggu nextnya yaaa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *