Hidup HANYA dari FIRMAN

“Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu: 

Pagi ini saya minta kepada Roh Kudus untuk menjadi pelaku Firman dari ayat di atas. Saya merasa, ayat tersebut memiliki bobot lebih dalam dari yang selama ini kita baca dan ketahui. Sebab terkandung dimensi yang ‘memimpin dan menuntut’ kita untuk hidup hanya dari satu inputan, yaitu suara Tuhan, bukan dari buah pengetahuan baik dan jahat.

Saya makin melihat jejak – jejak para pahlawan iman yang tertulis di Alkitab, mereka ternyata hidup hanya dipimpin oleh suara Tuhan. Perhatikan saja apa yang mereka lakukan, seringkali bertentangan dengan ilmu pengetahuan baik dan jahat.

Contoh: Bagaimana mungkin tembok besar Yeriko yang kuat dapat roboh hanya dengan cara dikelilingi oleh manusia? Secara pengetahuan tidaklah mungkin bisa! Belum lagi ketika Yosua berdoa lalu perkara besar terjadi di mana seluruh rotasi jagad raya dan benda – benda langit berhenti bergerak! Secara ilmu pengetahuan juga tidak masuk akal!

Suka atau tidak, kita mesti mengetahui bahwa diri kita telah dicetak oleh berbagai hikmat manusia yang berasal dari buah pengetahuan baik dan jahat. Jadi sebagai ciptaan baru, kita harus mengambil sikap tegas untuk menolak ‘godaan yang sama’ dari iblis yang berusaha untuk ‘memasukkan inputan lain’ di luar dari Firman yang keluar dari mulut Allah.

Tentunya kita berpikir: Ada juga Firman Tuhan yang sama dengan kebaikan yang dunia ajarkan! Benar, tidak semua berbeda! Tapi tetap saja beda, karena sumbernya berbeda. Poin utamanya adalah SUMBERNYA. Pastikan kita melekat pada SUMBERNYA, yaitu Tuhan sendiri. 

Saya terus diingatkan kembali oleh Roh Kudus tentang manusia satu ‘buku’, yaitu Smith Wigglesworth yang hanya membaca Alkitab saja. Bahkan beliau menolak membaca surat kabar. Ia hidup sangat saleh dalam segala aspek dan dipakai Tuhan untuk menyatakan kuat kuasa-Nya di zaman ia hidup.

Pastinya dipikiran kita akan banyak muncul alasan yang menentang kehidupan seperti itu. Pendek kata, kita merasa membutuhkan ‘informasi lain dan banyak pengetahuan lain’ untuk dapat hidup di zaman sekarang, kita merasa tidak bisa hidup hanya dari Firman Tuhan!

Saya merasa, Roh Kudus seperti ‘menantang’ untuk mempraktekkan apa yang Smith lakukan. Saya tahu ini tidak mudah, saya tahu ini akan menciptakan kontroversi, saya tahu ini akan menciptakan banyak olok – olok. Tapi saya tahu dengan pasti, jika kita menaati apa yang Roh katakan maka Tuhan sendiri yang akan menyertai kehidupan kita.

Pendek kata, TIDAK PERLU TAKUT DENGAN APA KATA ORANG! Fokuslah dengan apa yang Tuhan katakan. Itulah yang NUH DAN KELUARGANYA lakukan. Mereka melepaskan diri dari BUAH PENGETAHUAN BAIK DAN JAHAT, dan terus berfokus melakukan apa yang Tuhan perintahkan! Memang sangat kontroversial, tapi Tuhan mengangkat mereka jauh lebih tinggi dari yang lain dan memulai peradaban baru melalui mereka!

Saya butuh tekad seperti Nuh dan Smith! Pagi ini saya minta tekad ilahi itu dari Roh Kudus. Tolong saya Tuhan untuk berjalan dalam kehendak-Mu, saya butuh anugerah-Mu. Saya yakin, Tuhan pasti memampukan saya!

Ps. Steven Agustinus

Similar Posts

  • Kebiasaan Baru dalam Hidup

    Saya mendapati dalam proses pembangunan hidup jemaat menjadi bait-Nya yang kudus, Roh Kudus sedang terus membawa jemaat memiliki kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari mereka. Galatia 5:16-18 (TB) Maksudku ialah: HIDUPLAH OLEH ROH, maka kamu tidak akan MENURUTI KEINGINAN DAGING. Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging — karena keduanya…

  • 4 Januari 2023

    Tuhan terus mengingatkan hal ini kepada saya: “Dibutuhkan terjadinya kebangunan rohani dan pemulihan segala sesuatu untuk mencapai tujuan yang Tuhan tetapkan di dalam perjalanan kerohanian ini. Dan perjalanan kerohanian ini sesungguhnya bagaikan pelari yang berada di lintasan ‘maraton’, jadi merupakan perjalanan yang cukup panjang”. Memang, ‘pemulihan segala sesuatu’ ditentukan oleh seberapa cepat kita ‘telah siap,…

  • 26 Januari 2023

    Betapa penting untuk kita bisa memahami sikap dan cara kita mendengar Firman Tuhan, khususnya pada hari Minggu saat kita beribadah di dalam gereja yang terbangun seturut dengan pola ilahi. Di mana sang penyampai Firman menyampaikan apa yang menjadi isi hati Tuhan yang bersifat korporat. Di dalamnya terdapat tujuan bersama, arahan bersama, dan pekerjaan bersama yang…

  • 31 Januari 2023

    Yesaya 40:11 (TB) Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati. Tuhan akan membawa umat pilihan-Nya masuk dalam suatu fase kehidupan, di mana hidup mereka akan alami kedaulatan dan pemeliharaan-Nya yang sempurna. Engkau tidak akan mendapati adanya kekurangan di dalam hidupmu. Penggenapan firman di…

  • Bukan aku yang hidup, tapi KRISTUS DALAMKU

    Tuhan menghendaki agar setiap kita yang telah menerima anugerah iman yang menyelamatkan dapat terus mengembangkan takaran iman yang kita miliki untuk menumbuhkannya dari satu level iman kepada level iman selanjutnya, sebab sesungguhnya Tuhan menyediakan ada berbagai dimensi iman yang dapat kita masuki sehingga kita bisa menikmati jenis kehidupan sehari-hari di dalam realitas Kerajaan Allah. Hidup…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *