PEMELIHARAAN TUHAN yang SEMPURNA

1 Tesalonika 5:23-24 (TB) Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.

Ayat ini terus berbicara kuat dan sangat pribadi dalam hidup saya, memberikan suatu KEPASTIAN DAN KEYAKINAN bahwa Tuhan akan memelihara roh, jiwa, dan tubuh saya secara sempurna. Saya mendapati, khususnya di akhir zaman ini, orang banyak terus mencari ‘jaminan’ yang memastikan bahwa tubuh dan jiwanya dapat sehat, serta rohnya bisa selamat. Semua jaminan dan metode yang ada selalu berkaitan dengan hal lahiriah. Namun saya mendapati, jaminan satu – satunya yang tidak tergoncangkan adalah firman yang keluar dari mulut Allah. Hari – hari ini, saya pun seperti menikmati bagaimana Tuhan berjanji melalui ayat – ayat firman yang menjadi sangat hidup dan berbicara sangat kuat, khususnya pada ayat di atas.

Roh seperti menegaskan: Yang bisa memelihara roh, jiwa, dan tubuh secara sempurna hanya Firman! Jadikan hal ini dasar keyakinan yang tidak tergoyahkan! Kita memang mesti menjaga makanan lahiriah kita dengan mengonsumsi makanan yang sehat, tapi itu pun tidak sempurna dan bukan jaminan! Kita juga perlu menjaga roh dan jiwa kita dengan berbagai macam cara, tapi di luar dari firman semua itu tidak sempurna!

Matius 4:4 (TB) Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Matius 24:35 (TB) Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.

Dari ayat firman di atas, saya jadi makin yakin, bahwa jaminan satu – satunya hidup ini HANYALAH FIRMAN TUHAN SAJA. Tidak ada cara lain, bukan hanya untuk survive, melainkan untuk mengalahkan dunia ini. HIDUPLAH HANYA DARI FIRMAN YANG KELUAR DARI MULUT ALLAH. Pastikan ada Firman dalam setiap aspek kehidupan kita. Pegang saja hal tersebut dan jangan lepaskan, sebab firman itulah yang akan membuat kita terus naik dan tidak akan turun, hidup kita akan seperti cahaya fajar yang kian terang sampai rembang tengah hari!

Ps. Steven Agustinus

Similar Posts

  • Allah yang SETIA

    Ada satu sifat Tuhan yang saya rasakan: Dia adalah Allah yang sangat setia! Jika Tuhan telah memilih seseorang untuk berpartner dengan-Nya, maka Tuhan akan setia dengan orang tersebut walau apa pun yang akan terjadi. Ia akan memastikan tetap bersama dengan orang tersebut sampai apa yang Ia rencanakan tergenapi! Tidak semua orang tentunya diperlakukan Tuhan seperti…

  • Jati Diri seorang REVIVALIST!

    Ketika Bapa mencurahkan penyingkapan firman dan Roh ke dalam hidup orang-orang percaya untuk menjadikan mereka sebagai para revivalist di akhir zaman ini, secara spesifik Bapa menargetkan: 1. Membangun jati diri kita di dalam Kristus Menjadi seorang Revivalist pastinya akan menghadapi ada banyak perbedaan dan pertentangan dalam berbagai aspek fondasional dibandingkan dengan pola hidup sehari-hari yang…

  • Luka Hati dari Masa Lalu

    Orang yang tidak membereskan luka hatinya akibat benturan kehidupan di masa lampau akan selalu membawa aura konflik yang membuat dirinya banyak berkonflik dengan orang sekitarnya. Hal – hal kecil yang sebetulnya tidak perlu jadi masalah, akan dibuat menjadi masalah besar. Itulah manifestasi orang yang terluka, selalu merasa ‘tersakiti’ dengan tingkah, sikap, dan tindakan orang lain. …

  • Menikmati waktu bersama BAPA

    Saat saya belajar untuk senantiasa menanti – nantikan Tuhan dengan aktif, maka saya mendapati ‘proses’ tersebut semakin ‘menyenangkan hati’. Roh Kudus membawa ke dalam dimensi pengenalan akan Bapa. Tiba – tiba saja saya seperti merasa kehadiran Bapa yang seolah mengajak ‘bermain’ anaknya dengan ‘menyembunyikan diri’. Mungkin hal ini terdengar aneh bagi sebagian orang, tapi begitulah…

  • MENGENAKAN yang TIDAK DAPAT BINASA

    Ternyata hati ini memang tidak sanggup menampung ataupun menerima hal – hal yang bersifat negatif. Jika “sudah” terlalu banyak, maka batin ini akan berteriak. Jika terus kita paksakan, maka hidup kita akan terus digerogoti oleh maut. Kita jadi lelah, sakit, dan jiwa pun jadi terganggu. Apalagi jika kita menyimpan berbagai kesalahan orang lain, roh kita…

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *