PERCAYA SAJA

Peperangan, krisis ekonomi, bencana alam, perubahan iklim, semuanya itu sudah pernah terjadi berkali – kali di atas muka bumi ini. Tidak hanya Alkitab yang mencatat, tapi sejarah pun juga menuliskannya. Jadi segala yang terjadi di atas bumi pada saat ini merupakan hal yang ‘biasa saja’ karena pada dasarnya sudah pernah terjadi.

( Klik link untuk mendapatkan renungan harian: https://wa.link/yr5vq0 )

Pengkhotbah 1:9-10 (TB) Apa yang pernah ada akan ada lagi, dan apa yang pernah dibuat akan dibuat lagi; tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari. Adakah sesuatu yang dapat dikatakan: “Lihatlah, ini baru!”? Tetapi itu sudah ada dulu, lama sebelum kita ada.

Yang justru menjadi hal spesial dan luar biasa adalah kisah perbuatan Tuhan yang selalu ajaib dalam memelihara dan menyertai umat pilihan-Nya. Jadi tidak salah jika kita berharap perbuatan Tuhan yang dahsyat untuk kembali terulang di masa sekarang ini. Dari hal tersebut kita bisa menyadari, bahwa isu utama di segala zaman bukanlah ‘peristiwa’, melainkan pribadi Tuhan itu sendiri yang berjalan bersama dengan umat-Nya.

Permasalahannya pikiran kita telah dicetak oleh dunia untuk menjadi lahiriah bahkan agamawi. Alhasil perkara – perkara supranatural semakin kita tinggalkan bahkan kita anggap tabu karena bernuansa ‘klenik’. Itulah yang seringkali menjadi ‘kebodohan’ orang Kristen. Alhasil kita jadi ‘membatasi’ kedaulatan Tuhan itu sendiri. Konyolnya lagi, ada banyak yang menganggap bahwa apa yang Tuhan lakukan dapat ‘dibuktikan’ oleh ilmu pengetahuan, padahal mana mungkin pikiran manusia dapat menyelami seluruh pikiran Allah! Apalagi pemikiran yang berasal dari ‘buah pengetahuan yang baik dan jahat’, sangat berbeda dari pikiran Tuhan.

Apakah ilmu pengetahuan bisa menjelaskan bagaimana burung gagak membawa daging untuk Elia yang berada di tepi sungai Kerit? Kok bisa sifat burung gagak yang adalah burung pemakan daging mau berbagi daging segar untuk manusia?

Adalagi kisah yang sangat luar biasa yaitu, roti turun dari langit selama 40 tahun di padang gurun untuk memelihara bangsa Israel. Coba jelaskan dengan ilmu pengetahuan! Tentunya tidak bisa dijabarkan. Coba bayangkan, Israel ada di dunia tapi hidup di alam atau dunia yang lain – pastinya kondisi dunia sekitar mengalami banyak perubahan selama 40 tahun tersebut, tapi mereka dipelihara Tuhan dengan sempurna.

Belum lagi kalau kita mau kembali ke awal penciptaan manusia di mana manusia dicipta dan ditaruh di taman Eden yang telah menyediakan seluruh kebutuhan manusia. Ilmu pengetahuan mencoba menjelaskan bagaimana penciptaan bumi dan manusia, tapi semua hanya berakhir pada suatu teori yang menolak keberadaan Tuhan. Pendek kata, sebenarnya kita hanya perlu PERCAYA SAJA!

Kenapa keberadaan kita yang mengaku diri sebagai orang percaya seringkali takut menghadapi situasi dan kondisi dunia yang memang terus bergoncang? Itu disebabkan karena ketidakpercayaan kita terhadap Dia yang adalah Tuhan atau Penguasa dari segala sesuatu! Tuhan mau kita hidup hanya PERCAYA SAJA. Tidak sulit sebenarnya! Yang membuat sulit adalah pikiran kita sendiri yang sudah dicetak oleh dunia ini menjadi begitu rumit.

Tidaklah heran jika saat ini perintah Tuhan begitu sangat tegas kepada kita untuk kembali berfokus membaca, merenungkan, mendeklarasikan, dan mendoakan ayat – ayat Firman. Perintah yang sederhana tapi memiliki efek yang sangat dahsyat jika dipraktekkan.

Habakuk 2:4 (TB) Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.

Roma 10:17 (TB) Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Roh Kudus menegaskan, “APA YANG KITA PERCAYA AKAN MENENTUKAN APA YANG AKAN TERJADI! Apa yang engkau percayai untuk dapat Tuhan lakukan?”

Saya yakin bahwa perbuatan tangan Tuhan yang dahsyat dan ajaib akan sekali lagi dinyatakan kepada orang percaya! Itulah yang akan menjadi pembeda antara kita dengan orang-orang yang tidak percaya, apalagi keberadaan orang percaya dengan orang fasik. Tuhan akan membedakan dengan sangat kontras!

Maleakhi 3:18 (TB) Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.

Keluaran 34:10 (TB) Firman-Nya: “Sungguh, Aku mengadakan suatu perjanjian. Di depan seluruh bangsamu ini akan Kulakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib, seperti yang belum pernah dijadikan di seluruh bumi di antara segala bangsa; seluruh bangsa, yang di tengah-tengahnya engkau diam, akan melihat perbuatan TUHAN, sebab apa yang akan Kulakukan dengan engkau, sungguh-sungguh dahsyat.

Bagian kita sederhana saja, JADILAH ORANG PERCAYA!!

Ps. Steven Agustinus

Similar Posts

  • Mengucap Syukur DALAM SEGALA HAL

    Ada beberapa penyebab seseorang kehilangan hati yang bersyukur : 1. GAGAL MEMAKNAI SUATU PERISTIWA, SITUASI, DAN KEADAAN YANG BURUK DENGAN MAKNA YANG POSITIF. Mereka gagal melihat dari angle (sudut atau posisi) yang berbeda. Alhasil fokus perhatiannya hanya pada hal yang buruk, padahal ada begitu banyak hal baik di sekelilingnya yang tidak ia perhatikan. Dunia berhasil…

  • 24 Januari 2023

    Saya mendapati ada banyak kehidupan orang percaya yang menjadi lemah, letih, bahkan terus bergoncang, bukan disebabkan oleh hal eksternal, melainkan karena masalah KECENDERUNGAN HATI!! Pagi ini saya kembali membawa hati saya di hadapan Tuhan, agar Tuhan terus membenahi kecenderungan hati saya agar menjadi pribadi yang MENANTI – NANTIKAN TUHAN dan MELEKAT SEPENUHNYA HANYA KEPADA DIA….

  • SUDUT PANDANG TUHAN

    Dalam penyembahan saya melihat ada sepasang bola mata yang berwarna biru bagaikan api dan juga seperti samudera yang dalam serta bergelora. Bola mata itu diberikan Tuhan untuk mengganti dua bola mata yang saya miliki. Penglihatan itu membuat saya sangat berkobar, dan segera saya membawa hal tersebut di dalam doa.  Berikut beberapa hal yang saya terima…

  • 13 Januari 2023

    Kembali Roh Kudus mengingatkan saya untuk melanjutkan pembacaan Alkitab dengan tekun: Semakin banyak mengonsumsi pembacaan Firman, maka rasa lapar dan haus itu akan semakin bertambah. Bangun hal ini menjadi kebiasaan yang mengondisikan kita untuk terus tinggal dalam habitat realita Tuhan. Dorong diri kita sendiri untuk membaca ayat atau pasal tertentu. Minimal lakukan setiap satu jam…

  • Terang berkuasa atas kegelapan!

    Kehidupan selalu lebih kuat daripada kematian, sama halnya seperti terang di mana ada terang maka kegelapan pasti tersingkir. Tapi masalahnya selama ini “keyakinan kita” selalu membesar – besarkan ‘maut yang tidak lagi berkuasa’. Alhasil ada banyak pekerjaan maut yang menggerogoti kehidupan kita karena ‘keyakinan kita yang keliru’. Ingat, dari dahulu maut tidak pernah menang saat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *