Refleksi Diri saat Bersaat Teduh

Saya mendapatkan sebuah artikel yang menggambarkan bagaimana para pengikut John Wesley mengevaluasi kondisi hati mereka sehingga terus mengalir dinamika dan manifestasi roh seorang revivalist dan reformer.

Sebagai catatan, melalui pelayanan John Wesley ada terlahir suatu kegerakan rohani besar yang akhirnya dikenal sebagai ‘Kaum Methodis’.

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang John Wesley dan para pengikutnya selalu ajukan pada diri mereka sendiri ketika melakukan saat teduh:

  1. Apakah secara sadar atau tanpa sadar, saya sedang terus menciptakan suatu impresi bahwa saya lebih baik dari keberadaan saya yang sesungguhnya? Dengan kata lain, saya hidup sebagai seorang yang munafik?
  2. Apakah saya selalu bertindak jujur dalam perkataan dan tindakan? Atau saya sering bertindak melebih-lebihkan saat berkata-kata?
  3. Apakah saya bertindak ‘membocorkan’ cerita, kondisi hidup atau peristiwa-peristiwa tertentu dari hidup seseorang yang sudah meminta saya untuk menjaga kerahasiaannya?
  4. Apakah saya seseorang yang bisa dipercaya?
  5. Apakah saya diperbudak oleh baju-baju atau penampilan luar, pertemanan, pekerjaan atau kebiasaan-kebiasaan tertentu?
  6. Apakah saya merupakan seseorang yang dikuasai oleh kesadaran akan keberadaan saya yang masih belum sempurna? Dikendalikan oleh rasa mengasihani diri sendiri? Digerakkan oleh pembenaran diri sendiri?
  7. Apakah Alkitab masih hidup di dalam diri saya pada hari ini?
  8. Apakah setiap hari saya memberi waktu atau kesempatan untuk ayat-ayat Alkitab berbicara ke dalam hidup saya?
  9. Apakah saya menikmati kehidupan doa saya?
  10. Kapan terakhir kali saya berbicara atau membagikan iman saya kepada orang lain?
  11. Apakah saya berdoa atau meminta restu Tuhan atas setiap pengeluaran dan pemakaian uang yang saya lakukan?
  12. Apakah saya tidur tepat waktu, dan bangun pagi juga tepat waktu?
  13. Adakah area-area hidup saya yang masih belum taat pada firman atau arahan-Nya?
  14. Apakah saya masih terus melakukan sesuatu yang sebetulnya mengganggu hati nurani saya?
  15. Adakah area-area hidup saya yang masih mengalami kekalahan?
  16. Apakah saya masih memiliki adanya iri hati, ketidakmurnian, kritik atau rasa tidak puas, mudah terganggu dan merasa iritasi, mudah tersinggung, kurang bisa dipercaya dalam hidup saya?
  17. Bagaimana saya mempergunakan waktu luang yang saya miliki?
  18. Apakah saya sombong?
  19. Adakah orang-orang yang saya tidak sukai, takuti, tolak, kritik, abaikan, benci? Jika ada, apakah sikap atau tindakan saya?
  20. Apakah saya sering mengomel atau mengeluh?
  21. Apakah keberadaan Kristus sudah menjadi nyata bagi saya?
  22. Apakah keberadaan Kristus di dalam saya sudah menjadi nyata bagi orang-orang lain yang berinteraksi dengan diri saya? 

Lakukan pengevaluasian diri dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan di atas dan pastikan hidup kita selalu memperkenan hati Tuhan.

Ps. Steven Agustinus

Similar Posts

  • Dimiliki oleh KRISTUS!

    Permasalahan yang masih sering kita jumpai di antara orang-orang percaya adalah: Rahasia tentang ‘Christ in you’ masih belum disingkapkan oleh Roh Kudus kepada mereka karena ada begitu banyak orang percaya yang hidupnya masih belum sepenuhnya ‘dimiliki oleh Allah’! Mereka masih hidup bagi diri mereka sendiri, sibuk mengejar ambisi dan kesenangan mereka sendiri, hidup sesuka hati…

  • 3 Pra-Iman yang HARUS KITA MILIKI

    Ibrani 4:1-2 (TB) Sebab itu, baiklah kita waspada, supaya jangan ada seorang di antara kamu yang dianggap ketinggalan, sekalipun janji akan masuk ke dalam perhentian-Nya masih berlaku. Karena kepada kita diberitakan juga kabar kesukaan sama seperti kepada mereka, TETAPI FIRMAN PEMBERITAAN ITU TIDAK BERGUNA BAGI MEREKA, KARENA TIDAK BERTUMBUH BERSAMA-SAMA OLEH IMAN DENGAN MEREKA YANG…

  • 14 Januari 2023

    Yesaya 26:3-4 (VMD) Engkau memberikan damai sejati kepada orang yang bergantung pada-Mu, kepada mereka yang percaya kepada-Mu. Jadi, percayalah selalu kepada TUHAN, karena dalam Tuhan ALLAH ada perlindungan selama-lamanya bagimu. Yesaya 32:17 (TB) Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya. Yesaya 48:18 (TB)…

  • Pahlawan Iman!

    Saya seperti dibuat berpikir oleh Roh Kudus dan harus mendefinisikan ulang arti pahlawan iman, bangkit dalam Roh, dan mengalahkan dunia. Ternyata pemahaman saya masih ada dalam lapisan dasar yang berkaitan dengan ‘aspek hidup sehari – hari’. Tentunya itu tidak salah, namun ada hal lebih mendalam yang Tuhan inginkan. Saya bisa merasa bahwa Tuhan menghendaki untuk…

  • 21 Januari 2023

    Mazmur 1:1-2 (TB) BERBAHAGIALAH orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang KESUKAANNYA ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ada kelompok orang – orang Kristen yang ‘meneliti’ Firman hanya sekadar dijadikan sebagai bahan pembelajaran,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *