Memiliki ROH KRISTUS!

Roma 8:9 (TB) Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi JIKA ORANG TIDAK MEMILIKI ROH KRISTUS, IA BUKAN MILIK KRISTUS.

Tentunya Bapa menghendaki untuk kita semua yang telah ditebus bisa memiliki Roh Kristus. Oleh karena itu, Roh Kudus hadir dalam hidup kita untuk membawa kita masuk ke dalam ‘penebusan selanjutnya’. Yang pertama kita ditebus dari dosa, dan yang kedua kita ‘memberi diri ditebus’ dari KEAKUAN atau KEHENDAK DIRI SENDIRI yang dahulunya sudah TERBIASA mengikuti keinginan tuan yang terdahulu, yaitu DOSA.

Efesus 1:14 (TB) Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.

Pertanyaannya, seberapa penting dan bermanfaatnya keberadaan Roh Kristus di dalam diri kita? Jawabannya adalah untuk membawa kita memanifestasikan kemenangan yang sama seperti yang sudah Yesus miliki atas Iblis, Dosa dan Maut dalam kehidupan sehari-hari kita, bahkan membawa kita menikmati dimensi kuasa, otoritas dan kemuliaan yang sama seperti yang Yesus terima saat Ia dipermuliakan dan duduk di sebelah kanan Bapa.

Pertanyaan selanjutnya, apakah kita telah memiliki Roh Kristus? Sudahkah hidup kita sehari – hari berkemenangan? Adakah sorak-sorai, sukacita, dan damai sejahtera yang senantiasa melingkupi batin dalam menghadapi apa pun juga? Sudahkah Firman yang keluar dari mulut kita membawa otoritas yang sama seperti keberadaan Kristus yang berkata – kata di takhta-Nya? Tentunya itulah kondisi ideal yang seharusnya terjadi kepada kita yang memiliki Roh Kristus! Sangat kokoh, kuat, dan perkasa!

Tentunya, jika kita mau jujur, kehidupan idealnya orang yang memiliki Roh Kristus tersebut sangatlah jauh dari kehidupan kebanyakan kita saat ini. Kita masih bisa sangat ‘down’ ketika menghadapi situasi tertentu yang menekan diri kita. Kita juga masih larut dalam berbagai pemikiran dan emosi yang negatif, bahkan kita juga masih sering mau menyerah dalam menjalani kehidupan ini.

Namun kita tidak boleh menyerah, kita harus terus maju melangkah untuk menjadi pribadi yang dimiliki oleh Kristus sepenuhnya. Tentunya bukan dengan kekuatan kita sendiri, melainkan dengan pertolongan pribadi Roh Kudus. Saya merasa, ketergantungan dengan pribadi Roh Kudus inilah yang akan menjadi TITIK PENENTU yang membawa kita menjadi milik Kristus!

Roma 8:14-17 (VMD) Anak-anak Allah yang benar adalah orang yang membiarkan Roh Allah memimpinnya. Sebab Roh yang kamu terima tidak membuat kamu menjadi hamba, supaya kamu takut lagi, tetapi Roh yang kamu terima, menjadikan kamu anak-anak Allah. Di dalam Roh itu kita berseru, “Abba, ya Bapa.” Roh itu bersaksi bersama roh kita bahwa kita anak-anak Allah. Dan jika kita anak-anak Allah, kita juga ahli waris, ahli waris Allah, yang mewarisi bersama Kristus. Jika kita menderita bersama Kristus, kita juga akan dipermuliakan bersama Dia.

Terlepas dari sudah ada atau tidaknya Roh Kristus di dalam diri kita, hal yang perlu kita sadari adalah BAHWA KITA ADALAH ANAK ALLAH! Tidak peduli apa pun kondisi kita saat ini, bergantunglah kepada Roh Kudus, maka Ia akan memberikan Firman yang keluar dari mulut Bapa untuk memperkuat jati diri kita di dalam Dia, bahwa kita adalah anak Allah!

Yohanes 1:12 (TB) Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Kesadaran diri sebagai anak Allah akan membawa kita untuk senantiasa hidup hanya dari Firman yang keluar dari mulut Allah! Pokoknya apa pun keadaan hidup kita, kita harus berketetapan untuk hanya hidup dari Firman yang keluar dari mulut Allah (merenungkan, memperkatakan, dan melakukan firman tersebut).

Gaya hidup sebagai anak Allah inilah yang mesti kita bangun dengan tekun. Roh Kudus akan menuntun kita untuk semakin stabil, kuat, dan kokoh dalam membangun gaya hidup tersebut. Memang tidak mudah, tetapi Roh Kudus akan menuntun dan memberikan kemampuan.

Ketika KEHIDUPAN ILAHI ITU TELAH PERMANEN tinggal dalam diri kita, tanpa kita sadari, kita tidak lagi mengikuti kedagingan atau keakuan yang selama ini memerintah. Kita telah menjadi milik-Nya!

Percayalah, sebagai properti Kerajaan Surga (milik Kristus), mata Tuhan tidak akan pernah lepas dari hidup kita. Ia, Tuhan yang senantiasa melanjutkan segala hal baik yang telah terbangun dalam diri kita dan hidup kita akan dibawa berkemenangan dalam segala aspek!

Filipi 1:6 (VMD) Allah telah memulai pekerjaan baik di tengah-tengahmu. Dan aku percaya Ia akan terus melakukannya sampai selesai hingga Kristus Yesus datang kembali.

Galatia 2:20 (TB) namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Saya belajar sesuatu, jangan ‘terjebak dan menjadi bingung’ dengan terminologi yang ada dan akhirnya membuat kita jadi ragu tentang keberadaan atau jati diri kita di hadapan Tuhan. Ingat saja bahwa Kristus ingin bermanifestasi melalui diri kita, jadi diperlukan ‘penyelarasan’ dari diri kita. Jadilah pribadi yang tekun dalam merenungkan, memperkatakan, dan melakukan Firman! Jadi apa pun terminologi yang ada, pastikan kita selalu berfokus untuk menjadi pelaku Firman.

Ps. Steven Agustinus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat kami
Scroll to Top