Terang berkuasa atas kegelapan!

Kehidupan selalu lebih kuat daripada kematian, sama halnya seperti terang di mana ada terang maka kegelapan pasti tersingkir. Tapi masalahnya selama ini “keyakinan kita” selalu membesar – besarkan ‘maut yang tidak lagi berkuasa’. Alhasil ada banyak pekerjaan maut yang menggerogoti kehidupan kita karena ‘keyakinan kita yang keliru’.

Ingat, dari dahulu maut tidak pernah menang saat melawan IMAN! Bahkan di perjanjian lama Henokh, Musa, dan Elia telah mengalahkan maut. Apalagi diri kita yang berada pada pasca kematian dan kebangkitan Kristus, sudah seharusnya maut kita telan dengan mudah dalam kemenangan! Sebab maut sudah takluk oleh Kristus!!

Kalimat “Kehidupan selalu lebih kuat dari kematian” terus berbicara dengan kuat dalam diri saya. Roh Kudus mengarahkan saya untuk melihat peristiwa saat ‘Yesus kecil mengalahkan maut’.

Matius 2:1, 13, 19-20 (TB)
1 Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
13 Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.”
19 Setelah Herodes mati, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi di Mesir, katanya:
20 “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya dan berangkatlah ke tanah Israel, karena mereka yang hendak membunuh Anak itu, sudah mati.”

Itulah kisah dari ‘pembunuh sadis’ yang sama sekali tidak menarik, di mana seorang pembunuh justru mati bahkan ‘mereka’ yang ditugaskan untuk membunuh pun turut mati. Sungguh kisah yang tragis untuk para pembunuh. Yesus yang menjadi target pembunuhan justru terus hidup dan bertumbuh untuk menyelesaikan kehendak Bapa.

Kita hanya perlu belajar dari Yusuf dan Maria yang cukup mendengar Tuhan berfirman, percaya dan taat. Dengan kata lain, mereka terus mengalami pekerjaan Roh dan Firman yang membuat roh berkobar – kobar (ada kehidupan Allah yang melimpah). Itulah keberadaan Yesus sendiri sebagai sang Firman yang datang untuk memberikan kehidupan yang berkelimpahan.

Yohanes 10:10 (TB) Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Sungguh pada saat ini saya seperti beroleh momentum untuk mengingat kembali pesan Tuhan yang sangat kuat yang diperdengarkan di tengah jemaat beberapa waktu lalu, yaitu: MAUT DITELAN DALAM KEMENANGAN!!

Firman itulah yang membuat kita teguh sampai saat ini dan membuat kita diangkat Tuhan naik di atas gelombang krisis yang ada. Firman yang sama datang kembali dan gaya hidup yang sama (membangun manusia rohani) juga mesti kita pertahankan. Sebab itulah yang akan membuat kita berkemenangan dalam segala aspek di masa dan situasi apa pun!

Ps. Steven Agustinus

Similar Posts

  • KETEGUHAN HATI untuk MERENUNGKAN FIRMAN

    Yosua 1:7-8 (TB) Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi. Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati…

  • Perkataan Iman

    Seringkali mulut ini kita pakai untuk menyalurkan ledakan emosi negatif yang terjadi dalam batin dengan berbagai perkataan yang menghancurkan orang lain. Padahal, apa yang keluar dari mulut kita sesungguhnya dapat menentukan mati dan hidupnya diri kita juga orang lain. Mulut kita memainkan peranan penting terhadap hidup kita sehari – hari. Jika kita ingin ‘digerogoti oleh…

  • Mengenal Dampak Buruk Dosa pada Kehidupan Kita dan Cara Mengatasinya

    Ketika manusia jatuh dalam dosa, mata lahiriahnya menjadi terbuka dan mulai melihat diri mereka “telanjang”. Kata “telanjang” sendiri memiliki arti: “menjadi licik dan licin”. Manusia mengalami degradasi hidup dari standar yang Tuhan tetapkan. Awalnya ketika manusia hidup di dalam keakuratan, kemuliaan Tuhan menutupi tubuh manusia, tapi ketika kemuliaan Tuhan pergi oleh dosa manusia, manusia melihat…

  • Jati Diri Orang Percaya yang Sebenarnya

    Jika dibaca sepintas, ayat diatas menggambarkan cerita kehidupan Musa yang normal dan biasa aja, tapi jika kita mau renungin lebih dalam, kisah ini punya makna relate banget dengan kehidupan banyak orang percaya saat ini Musa adalah orang pilihan Tuhan, “Sang Pembebas” bangsa Israel dari perbudakan Mesir yang sedang menjalani hidup “di luar panggilannya” Menggembalakan domba…

  • 2 Februari 2023

    Pagi ini Roh Kudus mengingatkan untuk tidak mengandalkan ‘kekuatan diri sendiri’, bahkan tidak mengandalkan ‘kekuatan manusia roh’. Melainkan sepenuhnya mengandalkan kekuatan kasih setia Tuhan. Apa yang Roh Kudus sampaikan membuat saya memahami bahwa ternyata hidup yang saya jalani memang bukan karena ‘kekuatan saya’, melainkan karena kesetiaan Tuhan saja. ‘Sekuat – kuatnya’ kita mendisiplin diri dalam…

  • 24 Januari 2023

    Saya mendapati ada banyak kehidupan orang percaya yang menjadi lemah, letih, bahkan terus bergoncang, bukan disebabkan oleh hal eksternal, melainkan karena masalah KECENDERUNGAN HATI!! Pagi ini saya kembali membawa hati saya di hadapan Tuhan, agar Tuhan terus membenahi kecenderungan hati saya agar menjadi pribadi yang MENANTI – NANTIKAN TUHAN dan MELEKAT SEPENUHNYA HANYA KEPADA DIA….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *