Tuhan sedang membersihkan umat-Nya

Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka.

Tantangan Timotius dalam memimpin jemaat Efesus adalah ‘pengajaran lain’ yang bertumbuh di tengah – tengah jemaat. Ajaran ini berasal dari orang – orang yang dahulu mengikut Paulus lalu menjadi murtad dan meninggalkan bahkan melawan Paulus lalu mengaku diri sebagai Rasul (Wahyu 2:2).

Beberapa orang telah menolak hati nuraninya yang murni itu, dan karena itu kandaslah iman mereka, di antaranya Himeneus dan Aleksander, yang telah kuserahkan kepada Iblis, supaya jera mereka menghujat.

Sekali lagi Roh menegaskan, inilah orang – orang yang ‘ingin mencari panggung untuk menjadi penyampai Firman di tengah – tengah jemaat’. Saya mendapati, seorang pengkhotbah memang memiliki posisi pengaruh yang sangat besar dalam mempengaruhi kehidupan banyak orang. Jadi tidak heran jika roh – roh penyesat juga turut membentuk dan mencetak para penghotbah dan menyediakan panggung untuk mereka! Roh ambisi akan ditanamkan untuk ‘masuk dan memanfaatkan kegerakan’ demi beroleh posisi dan panggung yang dapat membuat mereka berbicara atas nama ‘kegerakan’. Ini bahaya!

Tugas Timotius adalah ‘membunuh’ roh penyesat dan ajaran tidak sehat dan dusta yang ada dalam diri orang – orang ambisius di tengah umat. Orang – orang itu menolak hati nurani yang menuntun mereka untuk mati dari segala ambisi pribadi saat berada di tengah – tengah kegerakan!

Saya merasakan, Tuhan yang adalah PEMIMPIN KEGERAKAN TERDEPAN dan PEMILIK KEGERAKAN di akhir zaman ini sedang membersihkan umat-Nya dari segala macam ambisi pribadi. Potensi ‘bahaya’ di masa yang akan datang akan ‘dieksekusi’ oleh Tuhan saat – saat ini. Spirit of Timotius akan menjadi senjata Tuhan untuk membersihkan kegerakan dari segala roh ambisi dan pengajaran yang tidak sehat!

Ps. Steven Agustinus

Similar Posts

  • 17 Januari 2023

    Alkitab mencatat dalam kitab Kisah Para Rasul 19:1-12, selama kurang lebih 2 tahun lamanya, Paulus mengajar tentang Kerajaan Allah dan menduplikasikan kehidupan roh yang telah terbangun dalam hidupnya kepada para murid di ruang kuliah Tiranus, sehingga berita Injil akhirnya tersebar dan menggoncang semua penduduk di Asia. Hal ini merupakan suatu peristiwa kebangkitan (revival) dahsyat yang…

  • Menyelaraskan Diri dengan Agenda Tuhan

    Saat saya kembali mendoakan ayat di atas, saya mendapatkan beberapa impresi : ‘Mendengar’ suara Tuhan dengan jelas merupakan hal penting yang seharusnya berfungsi dengan baik pada kalangan orang percaya. Sebab suara Tuhan atau firman-Nya akan menentukan hidup, jati diri, dan peranan serta fungsi kita di dalam Dia! Jika kita tidak ada dalam frekuensi surga, maka…

  • MENANTIKAN TUHAN

    Saat kita berdoa tapi tidak merasakan realita Tuhan yang kuat, janganlah berhenti berdoa. Teruslah menantikan Tuhan dengan aktif, bahkan lupakan waktu yang ada. Jika harus sampai berjam – jam pun tidak mengapa. Sebab sesungguhnya Tuhan tetap ada, hanya Ia sedang ingin melatih kesungguhan hati kita dalam mengejar realita Tuhan. Dengan demikian, kita akan terus ‘menghargai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *