Perkataan Iman

Karena aku sudah tidak tahan lagi untuk berkata-kata dan batinku mendorong aku untuk segera berbicara. Aku seperti air anggur yang disimpan di tempat yang tertutup rapat, dan hampir meledak. Aku harus berbicara agar hatiku lega. Jadi, berilah aku kesempatan untuk menyatakan pendapatku.

Seringkali mulut ini kita pakai untuk menyalurkan ledakan emosi negatif yang terjadi dalam batin dengan berbagai perkataan yang menghancurkan orang lain. Padahal, apa yang keluar dari mulut kita sesungguhnya dapat menentukan mati dan hidupnya diri kita juga orang lain.

Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

Mulut kita memainkan peranan penting terhadap hidup kita sehari – hari. Jika kita ingin ‘digerogoti oleh maut’, maka kita hanya perlu membiasakan diri untuk mengumpulkan berbagai hal negatif dalam batin, lalu membiarkan hal itu meledak, dan menyalurkannya dengan mulut kita.

Sebaliknya, jika kita ingin membuat terjadinya ledakan kebangunan rohani, maka kita pun perlu melakukan prinsip yang sama yakni perbanyak pembendaharaan hal – hal ilahi! Sesungguhnya, caranya tidaklah rumit dan sukar, hanya saja hal tersebut sudah menjadi ‘familiar’ di kalangan orang percaya. Berdoa dan menyembah sampai Tuhan berfirman, lalu perkatakan Firman tersebut sambil mengimajinasikan penggenapannya yang telah terjadi.

Lakukan hal tersebut di dalam aktivitas keseharian kita sampai roh kita bergelora dan tambahkan dengan doa bahasa roh serta deklarasi. Jika hal tersebut terus kita kondisikan secara tekun, maka sesungguhnya kita sedang membangun ledakan revival dalam roh.

Akan tiba waktunya saat kita sedang bercakap – cakap, tiba – tiba perkataan yang keluar dari mulut kita merupakan tumpatan kata – kata yang berasal dari kebangunan rohani yang ada di dalam. Inilah yang membuat Tuhan memakai hidup kita menjadi alat di tangan-Nya yang dahsyat dan perkasa!

Ps. Steven Agustinus

Similar Posts

  • KETEGUHAN HATI untuk MERENUNGKAN FIRMAN

    Yosua 1:7-8 (TB) Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi. Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati…

  • Bergaul Karib dengan Tuhan

    Pagi ini Roh Kudus mengajar saya untuk mengenal Dia sebagai Tuhan dari Henokh!Tidak banyak catatan dalam Alkitab yang bercerita tentang Henokh, namun tiap kisahnya memiliki kesan yang sangat mendalam:Henokh beriman bahwa Tuhan adalah pribadi yang mengalahkan maut, kekal, dan sanggup membawa tubuhnya masuk ke dalam kekekalan tanpa melewati kematian secara lahiriah.Karena iman tersebut Allah mengangkatnya…

  • Cinta yang Abadi

    Saya belajar sesuatu, ternyata yang berhak dan secara tepat menilai diri kita apakah telah mengasihi Tuhan atau tidak adalah keberadaan Tuhan sendiri. Sebab siapa yang tahu hati ini? Bisa jadi karena satu dan lain hal, hati kita telah bergeser, dari hati yang mencintai Tuhan menuju cinta diri sendiri, cinta uang, dan cinta dunia.Yeremia 17:9-10 (FAYH)…

  • DINAMIKA ROH

    Galatia 5:16-18 (TB) Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging — karena keduanya bertentangan — sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu…

  • BERHENTI MEMIKIRKAN MASALAH!

    Kita perlu melatih ulang pikiran kita agar berasosiasi dengan kehidupan, bukan kematian! Dengan demikian, kehidupan kita akan senantiasa sehat, penuh damai sejahtera, dan sukacita. Sesungguhnya kita tidak pantas menjalani hidup penuh beban berat dan permasalahan, sebab pada dasarnya apa pun permasalahan yang kita alami, seharusnya ada ‘di luar’ kita, tidak boleh ada ‘di dalam’ kita….

  • Mengucap Syukur DALAM SEGALA HAL

    Ada beberapa penyebab seseorang kehilangan hati yang bersyukur :1. GAGAL MEMAKNAI SUATU PERISTIWA, SITUASI, DAN KEADAAN YANG BURUK DENGAN MAKNA YANG POSITIF.Mereka gagal melihat dari angle (sudut atau posisi) yang berbeda. Alhasil fokus perhatiannya hanya pada hal yang buruk, padahal ada begitu banyak hal baik di sekelilingnya yang tidak ia perhatikan. Dunia berhasil mencetak dirinya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *