Mengosongkan Diri Seperti Kristus

Message ini merupakan kelanjutan dari message kemarin.

Kita sedang membahas tentang dampak dari pekerjaan firman dan Roh dalam kehidupan setiap orang percaya yang sedang dibangun untuk terlahir sebagai para revivalist.

1. MEMBANGUN JATI DIRI KITA DI DALAM KRISTUS

2. MEMBAWA KITA UNTUK HIDUP MENGOSONGKAN DIRI SEPERTI KRISTUS UNTUK DIPENUHI DENGAN SELURUH KEPENUHAN KE-ALLAHAN.

Saya mendapati kehidupan yang dunia ini ajarkan adalah jenis kehidupan yang egois, penuh persaingan bahkan cenderung menjadi ‘kejam’ – rela mengorbankan orang-orang lain untuk kesuksesan pribadi kita! Namun sebagai seorang Revivalist, Tuhan justru mengajarkan kita untuk terus membangun hidup secara berbeda!

Filipi 2:5-8 (TB) Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Pekerjaan Firman dan Roh akan membangun kehidupan kita menjadi sosok pribadi:

A. Tidak memiliki attachment atau kebergantungan pada hal-hal lahiriah.

Roh Kudus akan menekankan bahwa semua yang ada dalam hidup kita, yang ‘kita miliki’, sesungguhnya adalah milik Tuhan atau pemberian dari Bapa sendiri yang Dia ‘pinjamkan’ untuk kita pergunakan menyelesaikan kehendak atau rencana-Nya. Jadi semua yang ada pada kita ‘hanyalah barang pinjaman’ yang ditujukan untuk membuat pekerjaan kita semakin efektif, bukan untuk kita akui dan pamerkan sebagai ‘milik kita’!

B. Mengalami kepenuhan Kristus!

Adalah kehendak Bapa untuk kita terus menyatukan hidup dengan jenis kehidupan yang dimiliki oleh Kristus sendiri! Bagaimana atau seperti apa sebetulnya jenis kehidupan yang Kristus miliki? Dia menyatakannya secara lugas di dalam kitab Yohanes 5:19.

Untuk menjawab mereka yang marah kepada-Nya, Yesus berkata, “Apa yang Aku katakan ini memang benar: Aku— sebagai Anak dari Bapa-Ku, tidak bisa mengerjakan sesuatu atas kemauan-Ku sendiri, tetapi Aku melakukan apa yang Bapa-Ku sedang kerjakan. Apa yang Aku lihat Bapa-Ku lakukan, itu juga yang Aku lakukan.

Sebagai satu pribadi, Yesus juga memiliki kemauan-Nya sendiri, tapi Dia memutuskan untuk ‘menaruh’ kemauan pribadi yang Ia miliki di mezbah dan berketetapan untuk ‘mengambil’ apa yang Bapa-Nya inginkan untuk Ia jadikan sebagai keinginan hati-Nya! Yesus tidak mengejar puji-pujian yang sia-sia, Dia tetap menganggap orang lain lebih utama atau lebih penting dari diri-Nya sendiri. Dia memastikan hidup-Nya selalu menjadi berkat bagi orang lain dan merepresentasikan keberadaan Bapa secara akurat (Filipi 2:3-4).

Roh Kudus akan terus bekerja untuk membangun kehidupan sehari-hari kita jadi seperti yang Yesus miliki! Dia akan terus menanamkan prinsip-prinsip kebenaran yang mempengaruhi dan mengondisikan kita agar dengan penuh kesadaran, sukarela dan sukacita dalam melakukan tindakan pengosongan diri dari semua keinginan, rencana dan cita-cita yang kita miliki untuk diisi dengan keinginan, rencana dan agenda milik Bapa yang dinyatakan melalui Roh Kudus.

C. Hidup dalam ketaatan mutlak pada tuntunan atau arahan-Nya.

Akan ada beberapa arahan atau tuntunan Roh yang membuat kita ‘berhitung’. Karena sepertinya, tuntunan Roh tersebut mengondisikan kita untuk harus ‘menyerahkan semua yang sudah kita raih’ dan memulai lagi dari awal. Meskipun belum sampai ke arah menyerahkan nyawa demi menaati tuntunan Roh, tapi dibutuhkan ketetapan hati untuk kita bisa selalu taat pada arahan Roh!

Ketika kita memberi diri untuk sepenuhnya dibangun ulang oleh firman dan Roh-Nya, kita pun akan dibawa untuk menikmati realita kepenuhan Kristus dan memanifestasikan otoritas atau kuasa kerajaan dalam kehidupan sehari-hari kita (Efesus 1:17-23, Filipi 2:8-11).

Ps. Steven Agustinus

Similar Posts

  • KEHIDUPAN DI LUAR TUHAN

    Jika kita memerhatikan kitab Kejadian 3:1-24, maka kita akan mendapati suatu kondisi kehidupan di luar Tuhan akibat interaksi dengan makhluk yang berada di alam roh (tentunya pekerjaan iblis): 1. Manusia terus hidup dalam peperangan yang tidak berkesudahan. Kecenderungan hati manusia terus diarahkan oleh tipu daya iblis agar tidak hidup dari Firman yang keluar dari mulut…

  • Makanan Rohani apa yang selama ini kita makan ?

    Tujuan Tuhan membawa jemaat untuk terus belajar berinteraksi dengan firman adalah: 1. UNTUK MEMBANGUN KESADARAN AKAN REALITA HADIRAT-NYA. Suka ataupun tidak, dunia ini sudah berhasil mencetak pikiran dan emosi orang-orang percaya untuk lebih mudah merasakan, meresponi, mencerna dan mengekspresikan hal-hal negatif yang terjadi di sekeliling hidup mereka. Otomatis hal ini membuat mata hati mereka terus…

  • 21 Januari 2023

    Mazmur 1:1-2 (TB) BERBAHAGIALAH orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang KESUKAANNYA ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ada kelompok orang – orang Kristen yang ‘meneliti’ Firman hanya sekadar dijadikan sebagai bahan pembelajaran,…

  • Jujur di hadapan Tuhan

    Habakuk 3:17-19 (FAYH) Sekalipun pohon ara sudah dihancurkan semua dan tidak ada bunga atau buahnya yang tertinggal; sekalipun panen zaitun mengalami kegagalan, dan ladang-ladang tidak subur lagi; sekalipun kambing domba mati di padang rumput dan kandang sapi kosong, aku akan tetap bersukacita di dalam TUHAN; aku akan merasa bahagia di dalam Allah yang menyelamatkan aku. Tuhan…

  • Bukan aku yang hidup, tapi KRISTUS DALAMKU

    Tuhan menghendaki agar setiap kita yang telah menerima anugerah iman yang menyelamatkan dapat terus mengembangkan takaran iman yang kita miliki untuk menumbuhkannya dari satu level iman kepada level iman selanjutnya, sebab sesungguhnya Tuhan menyediakan ada berbagai dimensi iman yang dapat kita masuki sehingga kita bisa menikmati jenis kehidupan sehari-hari di dalam realitas Kerajaan Allah. Hidup…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *