menyelaraskan diri dengan agenda Tuhan

Menyelaraskan Diri dengan Agenda Tuhan

Dengarlah! Ada suara yang berseru-seru, “Siapkan jalan bagi TUHAN di padang gurun! Sediakan jalan raya yang lurus dan rata bagi-Nya melintasi padang belantara. Timbunlah lembah-lembah; ratakan gunung dan bukit! Luruskan jalan yang berliku-liku dan ratakan jalan yang berlekuk-lekuk. Kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan segenap manusia akan bersama-sama melihatnya. ” TUHAN sendiri telah mengatakannya.
(Hal itu pasti akan terjadi.)

Saat saya kembali mendoakan ayat di atas, saya mendapatkan beberapa impresi :

‘Mendengar’ suara Tuhan dengan jelas merupakan hal penting yang seharusnya berfungsi dengan baik pada kalangan orang percaya.

Sebab suara Tuhan atau firman-Nya akan menentukan hidup, jati diri, dan peranan serta fungsi kita di dalam Dia! Jika kita tidak ada dalam frekuensi surga, maka hidup kita sudah pasti meleset dari kehendak dan rencana Tuhan.

Jadi betapa pentingnya untuk kita MENYELARASKAN kecenderungan hati di tengah dunia yang terus menawarkan berbagai keinginan yang membuat fokus hidup kita melenceng dari Tuhan!

Saya mendapati, penyelarasan kecenderungan hati sangatlah penting. Kita perlu meminta kepada Roh Kudus hati yang murni mencintai realita hadirat Tuhan saja.

Kita bisa memakai ayat Firman di bawah ini untuk menjadi bahan doa:

Berkatalah Musa kepada-Nya: “Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini. Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, yakni aku dengan umat-Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama-sama dengan kami, sehingga kami, aku dengan umat-Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini?” 

 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati. 

Masalah seringkali muncul karena terlalu banyak keinginan, seandainya kita hanya memiliki satu keinginan saja yaitu menyatu dengan Dia, maka sudah pasti dalam kondisi apa pun realita Kerajaan Surga menjadi nyata atas diri kita (penuh kebenaran yang memerdekakan, damai sejahtera, dan sukacita yang dikerjakan oleh Roh Kudus).

Saat kecenderungan hati kita lurus dan murni di hadapan Tuhan, maka secara otomatis suara Tuhan akan jelas terdengar menuntun kehidupan kita berjalan dalam kebenaran yang akurat.

Saya merasa ada ‘PROYEK BESAR’ yang sedang Tuhan ingin kerjakan melalui pekerjaan Roh dan Firman untuk menjadikan umat-Nya sebagai sarana serta landasan untuk invasi Kerajaan-Nya di bumi ini, juga menjadi portal dari berbagai perbuatan Tuhan yang ajaib!

Firman-Nya: “Sungguh, Aku mengadakan suatu perjanjian. Di depan seluruh bangsamu ini akan Kulakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib, seperti yang belum pernah dijadikan di seluruh bumi di antara segala bangsa; seluruh bangsa, yang di tengah-tengahnya engkau diam, akan melihat perbuatan TUHAN, sebab apa yang akan Kulakukan dengan engkau, sungguh-sungguh dahsyat. 

Saya bisa merasakan di dalam Roh, waktu perbuatan dahsyat itu semakin mendekat dan menyeruak ke alam lahiriah untuk menarik perhatian orang agar mengalami RASA BUTUH TUHAN! Sehingga akan ada banyak orang yang mengejar realita Tuhan dan mengalami perjumpaan dengan-Nya secara pribadi!

Tiba – tiba saya melihat ada TAMAN EDEN di padang gurun. Penuh dengan kemuliaan dan semarak hadirat Tuhan! Namun taman tersebut juga seperti kota, dan saya mendengar ada seruan dari dalamnya: Inilah kota Allah. 

Saya bisa rasakan kota itu dipenuhi oleh realita Tuhan yang sangat tebal dan sangat kuat bahkan sangat pekat sehingga memunculkan rasa takut akan Tuhan yang teramat sangat! Saya yakin, itulah keberadaan kita sebagai orang percaya yang adalah KEMAH ALLAH di atas bumi ini!

Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi. Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka. Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.” 

Sedang terjadi penyelarasan tujuan dan agenda Tuhan.

Umat Tuhan akan dibawa masuk oleh Roh Kudus untuk berada dalam pusat kehendak Tuhan, dan melakukan kehendak-Nya. Fokus dan seluruh kehidupan umat Tuhan sedang dikondisikan oleh Roh untuk melakukan kehendak-Nya.

Mereka yang acuh tak acuh karena merasa hidup aman – aman saja (diberkati), tiba – tiba akan tersentak karena mengalami berbagai kegoncangan. Kondisi itu akan dipakai oleh Roh Kudus untuk menarik fokus dan kembali menyadarkan umat-Nya agar kembali melakukan kehendak Tuhan!

Berjalan bersama Tuhan dan melakukan kehendak-Nya merupakan jalan satu – satunya untuk hidup dalam kekuatan Tuhan dan tidak tergoncangkan, sebab tidak ada cara lain!

Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” 

Masa PENYELARASAN FONDASI sedang dikerjakan oleh Roh Kudus atas umat-Nya! Bagian kita adalah menaati dengan sukacita apa yang Roh sedang kerjakan!

Ps. Steven Agustinus

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat kami
Scroll to Top